BATAM – Polsek Bengkong jajaran Polresta Barelang bergerak sigap menindaklanjuti laporan masuk melalui layanan darurat Polisi 110 terkait dugaan keributan yang melibatkan senjata tajam di kawasan Bengkong Indah Atas, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Rabu (08/07/2026).
Kehadiran cepat petugas di lokasi menjadi bukti nyata komitmen Polri merespons setiap aduan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban.
Operasi dipimpin langsung di bawah tanggung jawab Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba, S.H., dengan tim yang terdiri dari Ipda Ferdinand Leonard, Bripka Wahyudi, Aiptu Monang P. Barus, Bripka Ibnu K. Sitorus, Bripka Crisman Melki, Aipda Wempriadi Sitompul, dan Briptu Adytia Ramadhani.
Laporan gangguan keamanan ini disampaikan langsung oleh masyarakat atas nama Wiwis Restu Ayu R melalui saluran layanan darurat 110.
Sesampainya di TKP, petugas segera melakukan pemeriksaan menyeluruh dan berkoordinasi dengan warga sekitar guna memastikan situasi.
Berdasarkan pantauan awal, pihak yang diduga terlibat keributan telah meninggalkan lokasi sebelum kedatangan petugas.
Sementara itu, korban atas nama Muhammad Aldi diarahkan untuk membuat laporan resmi di kantor Polsek Bengkong, guna memudahkan proses penyelidikan sesuai jalur hukum.
Di lokasi, Andi selaku Ketua LSM Bahtera DPP Kepri memberikan apresiasi sekaligus pernyataan tegas. “Saya sangat mengapresiasi kecepatan respon Polsek Bengkong. Namun saya tegaskan: senjata tajam tidak boleh beredar di tengah masyarakat! Kami minta polisi menelusuri jejak pelaku sampai tuntas, jangan biarkan warga hidup dalam ketakutan. Keamanan adalah hak seluruh rakyat, bukan main-main!” ujarnya dengan semangat membara.
Selain pengecekan lokasi, petugas juga mendokumentasikan kejadian serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga.
Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi, dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan.
Berkat penanganan cepat dan dukungan masyarakat, situasi di sekitar Bengkong Indah Atas kini dipastikan aman dan kondusif.
Kegiatan ini sekaligus membuktikan efektivitas layanan 110 yang beroperasi 24 jam tanpa henti untuk perlindungan masyarakat.
Pihaknya mengajak warga terus bersinergi: jangan ragu menghubungi 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian, demi terjaganya keamanan bersama.
( Sajar )
















