banner 728x250
Batam  

Pesta Anak Pantai Warnai HUT Bhayangkara ke‑80: Polresta Barelang Kawal Lomba Dayung & Keting‑ting di Sekupang

banner 120x600

Batam, 21 Juni 2026 – Suasana meriah menyelimuti Pelabuhan Beton Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Di sini digelar Pesta Anak Pantai berupa lomba dayung sampan dan perahu keting‑ting, salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke‑80. Kegiatan berlangsung Minggu (21/6) pukul 09.05 hingga 16.20 WIB dan dihadiri sekitar 2.000 warga.

Ajang ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya nyata melestarikan budaya bahari khas pesisir. Selain itu, momen ini menjadi jembatan silaturahmi yang kian mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat sekitar.

Pengamanan sepenuhnya dipimpin Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H. Kekuatan gabungan dikerahkan: 5 personel Polsek Sekupang, 3 anggota Satpol PP, serta 3 tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.

Hadir menyemarakkan kegiatan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. Turut serta Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol. Ade Mulyana, serta Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus.

Jajaran instansi lain juga memadati lokasi. Ada Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, KSOP Khusus Batam M. Takwim Masuku, Ketua LAM Kota Batam Raja Haji Muhamad Amin, serta Kepala Dinas Kebudayaan Ardiwinata.

Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Dr. Drs. Leo Putra, Danramil Sekupang Kapten Inf Siregar, Wakapolsek Sekupang AKP Awaludin, para lurah, tokoh masyarakat Mandar, serta ribuan warga antusias.

Acara dibuka khidmat dengan doa yang dipimpin Ustadz Samsudin. Dilanjutkan sambutan panitia, tokoh masyarakat, hingga penyerahan dayung secara simbolis sebagai tanda dimulainya laga.

Peserta yang bertanding cukup banyak: sekitar 20 tim lomba dayung sampan dan 30 peserta lomba perahu keting‑ting. Babak penyisihan berlangsung seru sebelum diakhiri penyerahan hadiah bagi pemenang.

Dalam sambutannya, tokoh masyarakat Tanjung Riau, Mandar, menyampaikan apresiasi mendalam. Baginya, keting‑ting bukan sekadar perahu, melainkan warisan transportasi leluhur yang kini terjaga kembali.

“Kami sangat berterima kasih. Selain budaya lestari, ada bakti sosial dan pengobatan gratis. Kehadiran Polri benar‑benar terasa manfaatnya,” ujar Mandar penuh haru.

Sementara itu, Wakapolda Kepri membuka acara resmi mewakili Kapolda Kepri. Ia menegaskan prinsip utama: Polri hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga memberi manfaat nyata.

“Tujuan kami membangun kebersamaan. Bersama Bhayangkari, kami hadirkan pengobatan dan sembako. Ini wujud perhatian bagi warga yang sedang berjuang ekonomi,” tegas Brigjen Anom Wibowo.

Sepanjang hari, situasi terpantau aman dan kondusif. Ribuan peserta menikmati rangkaian acara tanpa hambatan berarti. Sinergi aparat dan warga terbukti mampu menjaga ketertiban sekaligus memajukan budaya lokal.

Sebagai penutup, masyarakat kembali diingatkan layanan darurat. Segala gangguan keamanan bisa dilaporkan lewat nomor 110, yang beroperasi 24 jam dan bebas biaya. Polresta Barelang siap melayani, melindungi, dan mengayomi.

( SR )