Batam – Layanan darurat kepolisian 110 kembali membuktikan kinerjanya yang sigap dan andal. Berkat laporan cepat masyarakat yang masuk melalui saluran tersebut, Polsek Bengkong Polresta Barelang berhasil menangkap dan mengamankan seorang pria yang diduga hendak melakukan pencurian di kawasan Bengkong Sarmen, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin dini hari tadi.
Kejadian bermula ketika seorang warga bernama Dio Wanda melaporkan keberadaan seorang pria yang berperilaku mencurigakan dan diduga hendak melakukan aksi kejahatan. Mendapat laporan itu, petugas layanan segera meneruskannya ke jajaran Polsek Bengkong. Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 01.00 WIB, tim yang dipimpin langsung oleh AKP Tigor Dabariba, S.H., Kapolsek Bengkong, segera bergerak menuju lokasi.
Rombongan petugas yang terdiri dari Bripka Ibnu KS, Brigadir Melky, dan Bripda Adit yang bertugas dalam Patroli Batara Biru dan tim operasional tiba di tempat kejadian dalam keadaan siap siaga. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati terduga pelaku tersebut sudah lebih dulu diamankan dan dikepung oleh warga sekitar yang waspada dan tidak tinggal diam melihat tingkah laku orang tak dikenal itu.
Melihat semakin banyaknya warga yang mulai berkerumun dan bersemangat, petugas segera mengambil alih situasi guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka langsung menenangkan massa, menjamin proses hukum akan berjalan adil, sekaligus melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan: mengamankan terduga pelaku, menyita barang-barang yang dicurigai sebagai alat atau barang bukti, memeriksa keterangan saksi mata, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi keberhasilan ini, AKP Tigor Dabariba menegaskan bahwa Polri hadir dan siap melayani masyarakat siang maupun malam. Ia menyebut kasus ini sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara warga dan aparat sangat ampuh menekan angka kejahatan.
“Kami berkomitmen sepenuhnya bahwa setiap laporan yang masuk, apa pun waktunya, akan segera kami tangani dengan cepat dan profesional. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga rasa aman warga. Kalau masyarakat waspada dan berani melapor, sementara kami sigap bertindak, maka kejahatan tidak akan punya tempat bersembunyi di wilayah Bengkong ini,” tegas Kapolsek.
Kepedulian dan kinerja cepat aparat ini pun menuai pujian tak bersyarat dari Andi, Ketua Dewan Pimpinan Pusat LSM Bahtera Kepulauan Riau. Ia menilai peristiwa ini menjadi cermin sekaligus bukti nyata bahwa keamanan di Batam bisa terjaga dengan baik selama aparat bekerja sungguh-sungguh dan masyarakat tidak bersikap acuh tak acuh.
“Ini contoh yang sangat bagus dan layak dijadikan teladan! Saya angkat topi untuk Polsek Bengkong yang tidak membedakan waktu, tetap bergerak cepat meski laporan datang di tengah malam buta. Layanan 110 itu bukan sekadar nomor yang tertulis di tembok, tapi nyata-nyata berfungsi, nyata-nyata menyelamatkan situasi dan mencegah kerugian yang lebih besar,” puji Andi dengan nada tegas dan bangga.
Ia pun menyoroti sikap warga yang tidak diam saja melihat kejahatan akan terjadi, namun tetap menahan diri dan menyerahkan penanganannya kepada pihak yang berwenang. Menurutnya, inilah kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari rasa takut.
“Yang tak kalah hebatnya adalah kesadaran warga! Mereka berani mencegah pelaku, berani melapor, tapi tidak main hakim sendiri. Ini bukti bahwa masyarakat Batam sudah semakin cerdas dan paham hukum. Kalau sinergi seperti ini terus dipelihara, saya tantang para penjahat: mau bersembunyi di mana? Mau beraksi di mana pun pasti ketahuan dan segera ditangkap! Jangan harap bisa berkeliaran seenaknya di sini,” serunya penuh semangat.
Andi juga berharap semangat kerja seperti ini tidak hanya terjadi di satu Polsek saja, melainkan menjadi budaya di seluruh jajaran kepolisian di Kota Batam. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat dibangun bukan dengan janji semata, melainkan dengan aksi nyata seperti yang terjadi di Bengkong ini.
“Jangan sampai hanya sesekali bagusnya, tapi harus konsisten setiap saat, setiap hari, di mana pun. Rasa aman itu hak rakyat, dan kewajiban aparat untuk menegakkannya. Kalau terus begini, perlahan tapi pasti kepercayaan rakyat akan kembali tumbuh kuat, dan Batam akan benar-benar menjadi kota yang nyaman, damai, serta aman untuk dihuni siapa saja,” tambahnya.
Sebagai langkah lanjutan, Polsek Bengkong juga kembali mengingatkan dan menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara keamanan lingkungan masing-masing. Warga diajak untuk saling mengawasi, peduli dengan keadaan sekitar, dan tidak segan-segan melapor jika melihat sesuatu yang janggal.
“Kami tegaskan sekali lagi: jangan pernah ragu atau takut untuk melapor. Gunakan saja Layanan Polisi 110, yang bisa dihubungi kapan saja, 24 jam penuh, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Begitu laporan diterima, kami pasti bergerak secepat kilat untuk memberikan pertolongan dan penanganan terbaik,” pungkas Kapolsek.
Terduga pelaku beserta barang bukti yang ada kini sudah dibawa ke kantor Polsek Bengkong untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam guna mengungkap seluruh kronologi kejadian dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku.
( Tim Red )















