Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji Sulawesi Barat Tahun 2026
Jemaah haji asal Sulawesi Barat (Sulbar) telah memiliki jadwal pemberangkatan resmi untuk tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pemberangkatan akan dilakukan melalui Embarkasi Makassar, yang menjadi titik awal perjalanan para jemaah menuju tanah suci.
Pemberangkatan jemaah Sulbar terbagi dalam empat kloter, yaitu kloter 11, 12, 19, dan 20. Semua kloter tersebut memiliki tujuan ke Madinah. Waktu pemberangkatan dimulai pada 28 April 2026 dan berakhir pada 5 Mei 2026. Setiap kloter memiliki jadwal masuk asrama dan pemberangkatan yang berbeda-beda.
- Kloter 11 akan masuk asrama pada 28 April 2026 pukul 08.00 Wita dan diberangkatkan keesokan harinya pada pukul 05.50 Wita.
- Kloter 12 akan masuk asrama pada pukul 19.00 Wita dan diberangkatkan pada malam hari pukul 20.05 Wita.
- Kloter 19 dijadwalkan masuk asrama pada 4 Mei 2026 pukul 08.00 Wita dan diberangkatkan pada 5 Mei pukul 03.20 Wita.
- Kloter 20, yang merupakan gabungan jemaah dari berbagai daerah, termasuk Sulbar, akan masuk asrama pada 4 Mei pukul 15.00 Wita dan diberangkatkan pada 5 Mei pukul 14.35 Wita.
Seluruh jemaah haji Sulbar akan diberangkatkan melalui Asrama Haji Sudiang Makassar. Proses pemberangkatan ini mencakup rentang waktu dari 28 April hingga 5 Mei 2026.
Pihak penyelenggara mengimbau seluruh jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum pemberangkatan. Persiapan tersebut tidak hanya terbatas pada kelengkapan dokumen, tetapi juga kondisi kesehatan serta kesadaran akan pentingnya memperhatikan jadwal masuk asrama dan pemberangkatan.
Selain itu, jemaah diminta untuk aktif memantau informasi resmi yang diberikan oleh penyelenggara. Hal ini penting karena jadwal pemberangkatan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional haji tahun 2026. Perubahan jadwal bisa terjadi akibat berbagai faktor seperti perubahan cuaca, kebijakan pemerintah, atau situasi teknis lainnya.
Dengan adanya pengumuman jadwal pemberangkatan ini, diharapkan seluruh jemaah haji Sulbar dapat lebih siap dan terorganisir. Selain itu, persiapan yang matang akan membantu menjaga kenyamanan dan keamanan selama proses ibadah haji berlangsung. Dengan begitu, setiap jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan penuh ketenangan.










