banner 728x250
Batam  

Perkuat Pengawasan, Rutan Batam Ikrar Bersih dari Barang Larang dan Penipuan; Hasil Razia Nihil & Tes Urin 100 Persen Negatif

banner 120x600

 

Batam – Sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus menegakkan wibawa lembaga pemasyarakatan di mata publik, Rutan Kelas IIA Batam menggelar rangkaian kegiatan strategis berupa Apel Ikrar Bersama Pemasyarakatan Bersih yang dilanjutkan dengan Operasi Pengamanan Gabungan pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan guna memutus mata rantai penyelundupan barang terlarang serta praktik kejahatan yang berpotensi berlangsung dari balik jeruji besi.

Kegiatan puncak berlangsung khidmat di Halaman Upacara Rutan Kelas IIA Batam, dipimpin langsung oleh Kepala Rutan dan dihadiri oleh seluruh jajaran petugas. Kehadiran perwakilan lintas lembaga menjadi bukti nyata dukungan luas atas upaya pembenahan tata kelola ini. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur dari Kodim 0316/Batam, Kepolisian Sektor Sagulung, Badan Narkotika Nasional Kota Batam, BNNP Kepri, Akademisi Universitas Internasional Batam, Perwakilan Pemuda Pancasila, serta awak media.

Dalam amanat pembinaannya, Pimpinan Rutan menegaskan bahwa kebersihan dan keamanan lingkungan pemasyarakatan merupakan cermin kewibawaan negara di hadapan masyarakat. Ikrar kesetiaan yang dibacakan seluruh peserta menjadi tonggak awal perubahan pola kerja yang lebih ketat dan berintegritas tinggi.

“Kami menyadari bahwa tantangan pengamanan semakin kompleks. Namun dengan semangat kebersamaan dan kepatuhan pada prosedur, kami bertekad menutup rapat segala celah bagi Telepon Genggam Ilegal, Narkoba, maupun Jaringan Penipuan. Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar yang wajib kami jaga sekuat tenaga,” tegas Kepala Rutan.

Pembuktian Melalui Tindakan Penggeledahan

Segera setelah rangkaian acara seremonial berakhir, kekuatan gabungan yang terdiri dari petugas Rutan, TNI, Polri, dan BNN bergerak melakukan pemeriksaan mendadak. Sebanyak delapan kamar hunian warga binaan menjadi sasaran penggeledahan menyeluruh dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Pemeriksaan dimulai dari penggeledahan fisik hingga pengecekan rinci seluruh isi ruangan dan peralatan yang ada.

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan yang ditandatangani bersama oleh tim gabungan, hasilnya dinyatakan NIHIL TEMUAN. Tidak ditemukan satu pun alat komunikasi terlarang, zat adiktif berbahaya, maupun peralatan kelistrikan yang dipasang secara liar. Hal ini membuktikan bahwa sistem pengawasan harian yang diterapkan selama ini berjalan efektif dan terkendali.

Kondisi Sehat Terbukti Secara Medis

Sebagai pelengkap pembuktian ilmiah, pihak Rutan bekerja sama dengan petugas kesehatan melaksanakan tes penyaringan terhadap indikasi penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 200 sampel urin terdiri dari 100 orang petugas dan 100 orang warga binaan diperiksa di Ruang Pelayanan Kesehatan Rutan Kelas IIA Batam. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan SELURUH SAMPEL BERSTATUS NEGATIF (-). Angka ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan Rutan Batam benar-benar bersih dari pengaruh zat terlarang.

Menutup rangkaian kegiatan, Penyuluh Hukum dari BNNP Kepulauan Riau memberikan pemaparan mendalam mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di hadapan perwakilan petugas dan warga binaan sebagai upaya pencegahan jangka panjang melalui pendekatan kesadaran.

Apresiasi Unsur Masyarakat Sipil

Sementara itu, Ketua LSM Bahtera DPP Kepri, Andi Jaya, yang turut hadir menyaksikan jalannya kegiatan menilai capaian ini sebagai langkah maju yang patut diapresiasi di tengah tantangan pengawasan di wilayah perbatasan.

“Keberhasilan menjaga kebersihan dan ketertiban di balik tembok lembaga pemasyarakatan bukanlah perkara mudah. Hasil pemeriksaan yang bersih mutlak ini membuktikan keseriusan pimpinan dan seluruh jajaran. Kami berharap konsistensi ini terus dipelihara guna mewujudkan cita-cita pemasyarakatan sebagai pusat pemulihan dan pendidikan,” ujar Andi Jaya.

Melalui serangkaian kegiatan ini, Rutan Kelas IIA Batam menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat sistem pengamanan serta menjalin kerja sama yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjamin terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan terpercaya di mata masyarakat luas.

(Tim Red)