Alasan Pelatih Menurunkan Fajar Alfian/Nikolas Joaquin
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Ariantho, menjelaskan alasan di balik keputusan menurunkan duet Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin saat menghadapi Thailand dalam laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Keputusan tersebut diambil karena Muhammad Shohibul Fikri, yang biasanya menjadi pasangan Fajar, tidak dalam kondisi fit.
Tim Indonesia akan bertanding melawan Thailand di Forum Horsens, Denmark, pada Minggu (26/4/2026) pukul 13.30 WIB. Susunan pemain tim Merah Putih untuk pertandingan ini cukup menarik perhatian. Kombinasi pemain senior dan muda itu diturunkan bukan tanpa alasan. Antonius selaku pelatih menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada kesiapan pemain dalam menghadapi pertandingan.
“Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi pertandingan melawan Thailand. Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua,” ujar Antonius dalam keterangan resmi PBSI, Minggu (26/4/2026).
Pertimbangan Matang dalam Perombakan Pemain
Perombakan susunan pemain dilakukan dengan pertimbangan matang. Selain karakter permainan, pengalaman Fajar sebagai pemain senior diharapkan dapat membantu Joaquin tampil maksimal. Antonius menjelaskan bahwa pemilihan Fajar didasarkan pada karakter permainannya yang sesuai dengan laju shuttlecock yang cepat di sini.
“Dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan,” tambahnya.
Tidak Ada Kendala Adaptasi
Antonius yakin bahwa duet Fajar/Joaquin tidak mengalami kendala adaptasi. Ia menyatakan bahwa perombakan seperti ini bukan hal yang baru karena keduanya sering berlatih bersama di Pelatnas Cipayung.
“Pergantian pasangan seperti ini bukan merupakan hal yang baru bagi kami. Dalam sesi latihan sehari-hari, kami telah cukup sering melakukan berbagai variasi kombinasi pasangan, sehingga proses adaptasi bukan menjadi hal yang kami khawatirkan,” jelas Antonius.
Perubahan Susunan Pemain Lainnya
Selain perubahan pada ganda putra, terdapat perubahan lain jika dibandingkan dengan susunan pemain ketika menghadapi Aljazair di laga pertama. Kali ini, duet Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Moh Zaki Ubaidillah dipercaya tampil.
Sabar/Reza tampil sebagai ganda pertama di laga kedua dengan menghadapi Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Sementara Ubed -sapaan Zaki Ubaidillah- turun sebagai tunggal ketiga di laga terakhir dengan melawan Tanawat Yimjit.
Kondisi Tim dan Pentingnya Laga
Indonesia dan Thailand sama-sama sudah mengantongi satu kemenangan. Di laga pertama, Indonesia mengalahkan Aljazair dengan skor 5-0 sedangkan Thailand menang 4-1 atas Prancis. Dengan situasi tersebut, laga ini cukup krusial bagi Indonesia dan Thailand. Kedua tim bakal saling sikut merebut kemenangan demi menjaga asa ke babak perempatfinal Thomas Cup 2026.













