banner 728x250

SMP Telkom Bandung Dominasi FLS2N Rayon 01: Juara 1 Pantomim hingga Solo Vokal

banner 120x600

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Rayon 01 Kabupaten Bandung

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Rayon 01 Kabupaten Bandung berlangsung dengan penuh semangat kompetitif, edukatif, dan bernuansa akademik. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (25/4/2026) di SMP Telkom Bandung, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara tersebut.

Kegiatan FLS3N merupakan implementasi dari kebijakan pendidikan nasional dalam rangka mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, khususnya dalam bidang seni dan budaya. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi menulis cerita, pantomim, ansambel campuran, solo vokal, tari, mendongeng, dan ilustrasi. Ajang ini diikuti oleh berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta, yang berada di wilayah Rayon 01 Kabupaten Bandung.

Tujuan dan Manfaat FLS3N

FLS3N tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara simultan. Kepala Sekolah SMP Telkom Bandung, Alit Munawar Holil, menyampaikan bahwa pendidikan seni memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang kreatif, inovatif, dan berbudaya.

Selain itu, kehadiran para kepala SMP dari sub rayon 01 Kabupaten Bandung turut memperkuat legitimasi kegiatan ini sebagai forum akademik dan kultural yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan pendidikan.

Proses Penilaian dan Standar Kompetisi

Pelaksanaan setiap cabang lomba dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Dewan juri yang dilibatkan merupakan tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang seni masing-masing, sehingga proses penilaian berlangsung secara kredibel.

  • Cabang menulis cerita: Peserta dituntut untuk menghasilkan karya yang memenuhi kaidah kebahasaan yang baik dan benar, memiliki struktur naratif yang sistematis, serta mengandung pesan moral yang relevan dengan konteks sosial.
  • Cabang pantomim: Menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan melalui ekspresi nonverbal yang komunikatif, yang memerlukan penguasaan teknik tubuh dan interpretasi artistik yang mendalam.
  • Cabang ansambel campuran: Wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan musikal secara kolektif melalui harmonisasi berbagai instrumen dan vokal.
  • Cabang solo vokal: Peserta diuji dalam aspek teknik vokal, artikulasi, intonasi, serta kemampuan interpretasi lagu.
  • Cabang tari: Menampilkan perpaduan antara estetika gerak dan nilai-nilai budaya lokal, yang menjadi representasi identitas budaya bangsa.
  • Cabang mendongeng dan ilustrasi: Memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan imajinasi, kreativitas visual, serta kemampuan komunikasi yang efektif.

Prestasi yang Diraih oleh SMP Telkom Bandung

Sebagai tuan rumah, SMP Telkom Bandung berhasil menunjukkan performa yang sangat membanggakan dengan meraih sejumlah prestasi di berbagai cabang lomba. Berikut adalah prestasi yang diraih:

  • Cabang menulis cerita: Meraih juara 2, mencerminkan kemampuan literasi siswa yang kompetitif dan terstruktur.
  • Cabang pantomim: Meraih juara 1, menunjukkan keunggulan dalam ekspresi nonverbal dan penguasaan teknik artistik.
  • Cabang ansambel campuran: Meraih juara 2, yang menunjukkan kualitas musikalitas serta kekompakan tim yang solid.
  • Cabang menyanyi solo: Meraih juara 1 dengan penampilan vokal yang unggul dan interpretasi musikal yang mendalam.
  • Cabang tari: Meraih juara 3, yang tetap menunjukkan performa artistik yang baik di tengah persaingan yang ketat.

Prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, latihan yang intensif, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk guru pembimbing, manajemen sekolah, dan orang tua peserta didik.

Peluang untuk Tingkat yang Lebih Tinggi

Secara khusus, kata Alit, prestasi juara 1 pada cabang pantomim dan menyanyi solo memberikan peluang bagi perwakilan SMP Telkom Bandung untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat kabupaten. Hal ini menunjukkan kualitas peserta didik tidak hanya unggul di tingkat rayon, tetapi juga memiliki potensi untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Alit menyampaikan bahwa diperlukan strategi pembinaan lanjutan yang lebih sistematis dan berorientasi pada peningkatan kualitas performa, baik dari segi teknis maupun artistik, guna menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten dengan standar yang lebih tinggi.

Harapan dan Tantangan Masa Depan

Alhamdulillah, penyelenggaraan FLS3N tingkat Rayon 01 Kabupaten Bandung tahun 2026 di SMP Telkom Bandung dapat berhasil dalam mencapai tujuan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan prestasi yang membanggakan, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk karakter peserta didik yang kreatif, disiplin, dan berdaya saing tinggi.

Harapan besar diberikan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan estetika dan kecintaan terhadap seni budaya bangsa.