banner 728x250
local  

Kronologi Penganiayaan Kurir Paket di Lumajang, Honda Beat Raib


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/ntobeovc/bahteramedianusantara.com/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 98
banner 120x600

Peristiwa Pencurian di Wilayah Perbatasan Lumajang-Probolinggo

Seorang kurir pengantar paket mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah mengantarkan paket di wilayah perbatasan Lumajang dan Probolinggo. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika sepeda motor yang dikendarainya dirampas oleh dua orang pelaku.

Kronologi Kejadian

Korban, Lukman Hakim, merupakan seorang kurir dari perusahaan SPX. Ia mulai berangkat mengantarkan paket pada pukul 09.00 WIB menggunakan jalur alternatif menuju Desa Wates Wetan Kecamatan Ranuyoso. Setelah menyelesaikan pengantaran paket di Dusun Krajan, ia kembali melintasi jalan yang sama menuju lokasi pelanggan berikutnya.

Sesampainya di tempat kejadian, dua orang pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dari arah Desa Wates Kulon. Mereka menabrak box yang dibawa korban, sehingga kendaraan korban terpaksa berhenti. Pelaku kemudian turun dari motornya sambil memegang sesuatu di pinggangnya, diduga senjata tajam.

Pelaku bertanya kepada korban dengan menggunakan bahasa Madura, “kakeh oreng dimah?” (Kamu orang mana). Saat itu, korban merasa takut dan langsung melarikan diri meninggalkan kendaraannya untuk mencari pertolongan.

Setelah korban kabur, pelaku membawa lari sepeda motor milik korban ke arah utara, yaitu menuju Probolinggo. Korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta, meskipun belum jelas apakah jumlah tersebut hanya berdasarkan hilangnya kendaraan atau juga termasuk box dan paket yang dibawanya.

Penyelidikan oleh Polisi

Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Namun, mereka menghadapi tantangan karena lokasi kejadian tidak memiliki kamera CCTV. Hal ini membuat proses penyelidikan agak sulit.

Ipda Suprapto, Kasubsi Humas Polres Lumajang, menjelaskan bahwa pihak Polsek Ranuyoso bersama Resmob Polres Lumajang sedang mendalami permasalahan ini. Meski demikian, kasus begal di wilayah perbatasan Lumajang-Probolinggo baru kali ini terjadi. Biasanya, kejahatan serupa lebih sering terjadi di wilayah Probolinggo, khususnya di daerah Tegalbangsri.

Kesimpulan

Peristiwa pencurian ini menjadi peringatan bagi para kurir dan pengemudi lainnya untuk lebih waspada saat melintasi wilayah perbatasan. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan perlindungan diri saat berada di jalan raya.