banner 728x250
Batam  

Galau Massal” Melanda Generasi Muda, Ini Penyebabnya

oplus_34
banner 120x600

Batam, 1 Mei 2026 – Fenomena1 Mei 2026 perasaan galau kini semakin marak dirasakan oleh generasi muda, khususnya di kalangan remaja dan dewasa awal. Istilah “galau” yang dulunya dianggap sebagai ungkapan sederhana, kini berkembang menjadi kondisi emosional yang lebih kompleks.

Sejumlah anak muda mengaku sering mengalami perasaan bingung, sedih, dan tidak menentu, terutama terkait hubungan percintaan, pekerjaan, hingga tekanan sosial di era digital.

“Kadang bukan cuma soal cinta, tapi juga masa depan. Rasanya campur aduk,” ujar Andi (23), salah satu warga Batam.

Pengamat sosial menilai, meningkatnya penggunaan media sosial turut memperparah kondisi ini. Perbandingan hidup dengan orang lain yang terlihat “lebih bahagia” seringkali memicu rasa tidak percaya diri dan kecemasan.

Selain itu, tekanan ekonomi dan tuntutan hidup juga menjadi faktor utama penyebab munculnya perasaan galau. Banyak anak muda merasa dituntut untuk sukses di usia muda, namun kenyataan tidak selalu sejalan dengan harapan.

Meski demikian, para ahli menyarankan agar masyarakat, khususnya generasi muda, mulai lebih terbuka dalam mengelola emosi. Berbagi cerita, mencari kegiatan positif, serta menjaga kesehatan mental menjadi langkah penting untuk mengatasi perasaan tersebut.

Naning Herawati

Fenomena galau ini diharapkan tidak hanya dianggap sebagai tren semata, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih suportif.