Batam, Senin 3 Agustus 2026 – Peresmian Pondok Pesantren Nur Iman yang berlokasi di Pulau Kasu, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan pada Minggu (2/8/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani ini mendapat pengamanan penuh dan terpadu dari jajaran Polsek Belakang Padang guna menjamin kelancaran serta keselamatan seluruh rangkaian acara.
Peresmian ini menjadi momentum sangat berarti bagi masyarakat Pulau Kasu dan wilayah sekitarnya, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap penguatan pendidikan berbasis keagamaan, pembinaan karakter generasi muda, serta penanaman nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang kokoh di wilayah pesisir Kota Batam. Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Belakang Padang AKP Asril bersama seluruh personel yang telah disiapkan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, selain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, juga hadir Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Ali Bin Abdurrahman Alhabsyi, Anggota DPR RI Ir. H. Meireza Endipat Wijaya, M.M., Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., serta perwakilan unsur TNI dan instansi terkait. Turut hadir Wakil Gubernur Kepri Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, S.E., M.M., Camat Belakang Padang Abd Hanfi, S.E., pimpinan Pondok Pesantren Daarul Hikam Batam K.H. Agus Yusuf, jajaran pejabat utama Polda Kepri dan Polresta Barelang, para tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta warga Pulau Kasu yang hadir dengan penuh sukacita.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan tarian persembahan dan penyematan tanjak kepada Ketua MPR RI sebagai bentuk penghormatan adat. Momen peresmian ditandai dengan penanaman pohon kurma serta penandatanganan prasasti secara bersama oleh Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf. Acara kemudian berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian kata sambutan, lantunan shalawat, doa bersama, hingga penutupan yang berjalan tertib.
Dalam sambutannya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani memberikan apresiasi mendalam atas berdirinya Pondok Pesantren Nur Iman. Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pembangun karakter bangsa. “Kehadiran pondok pesantren ini diharapkan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu agama, tetapi juga berakhlak mulia, moderat, toleran, dan memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan lembaga ini. “Mari kita jadikan Pondok Pesantren Nur Iman sebagai tempat menuntut ilmu yang berkah, mempererat persaudaraan, dan membina generasi penerus yang beriman serta bermanfaat bagi sesama,” ajaknya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan secara ketat namun humanis sehingga suasana tetap kondusif dan khidmat. Polresta Barelang melalui Polsek Belakang Padang mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Apabila menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 yang beroperasi 24 jam secara gratis dan responsif.
( Amy )















