Batam, 21 Juni 2026 – Peringatan Hari Ayah jatuh hari ini, 21 Juni 2026. Momen ini menjadi waktu tepat untuk menoleh kembali, menghormati, dan menghargai perjuangan sosok yang selama ini bekerja diam‑diam demi kebahagiaan rumah tangga: sang ayah.
Dalam kesederhanaannya, ayah adalah pelindung, pembimbing, sekaligus tiang utama keluarga. Ia jarang mengungkapkan rasa lelah atau kasih sayang lewat kata‑kata manis. Namun setiap tetes keringatnya adalah bukti cinta nyata yang tak tergantikan.
Bagi seorang anak, doa tulus menjadi hadiah terindah. Di hadapan ayah, terucap harap sederhana namun mendalam: “Semoga Ayah senantiasa sehat, kuat, dan selalu dalam lindungan Allah SWT.”
Kata‑kata itu meluas menjadi harapan bagi seluruh ayah yang masih berjuang di dunia. Semoga mereka dikaruniai umur berkah, rezeki lancar, hati tenang, serta senantiasa berada dalam rahmat dan perlindungan Ilahi.
Doa yang sama tulusnya juga dipanjatkan bagi mereka yang telah mendahului pulang. “Ya Allah, lapangkan kuburnya, ampunilah khilafnya, terangi alam barzakhnya, dan tempatkanlah di surga terbaik, Jannatul Firdaus,” begitu permohonan hati.
Ketua LSM Bahtera DPP Kepri, Andi Jaya, menegaskan makna peringatan ini lebih dari sekadar rutinitas tahunan. “Ayah mungkin tak banyak bicara, tapi seluruh hidupnya dihabiskan agar keluarga hidup lebih baik,” ujarnya tegas.
Menurutnya, sudah sepantasnya anak menghormati dan menyayangi orang tua. Hal ini berlaku selagi mereka masih hidup maupun setelah dipanggil pulang menghadap Sang Pencipta.
Bakti anak tidak berhenti saat orang tua tiada. Doa tetap menjadi ikatan yang tak terputus, bentuk pengabdian yang terus mengalir meski raga sudah berpisah dunia.
Pesan ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Al‑Qur’an Surah Al‑Isra ayat 24: “Rabbi irhamhuma kama rabbayani shaghira.” Artinya: “Ya Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka mendidikku saat kecil.”
Penguatan nilai itu juga ada dalam Surah Luqman ayat 14. Di sana Allah berfirman agar manusia bersyukur kepada‑Nya sekaligus kepada kedua orang tua, karena hanya kepada‑Nyalah segalanya kembali.
Perjuangan ayah juga terangkum dalam ungkapan “Man Jadda Wajada”: siapa yang bersungguh‑sungguh, pasti akan berhasil. Itulah gambaran nyata keuletan mereka menghadapi kerasnya hidup demi masa depan anak.
“Tidak semua pahlawan memakai seragam. Banyak di antaranya adalah ayah yang berangkat dan pulang bekerja dalam diam,” tambah Andi Jaya mewakili keluarga besar LSM Bahtera DPP Kepri.
Lembaga yang dipimpinnya pun turut menyampaikan penghormatan luas. Bagi ayah yang masih ada, semoga sehat dan berkah; bagi yang telah berpulang, semoga damai di sisi‑Nya.
Sebagai penutup, doa pun dipersatukan kembali: “Ya Allah, sayangilah kedua orang tua kami sebagaimana mereka menyayangi dan membesarkan kami sejak kecil.” Selamat Hari Ayah 2026.
( SR )















