banner 728x250
Batam  

Bapenda Kota Batam gelar sosialisasi optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB, benahi data kendaraan agar penagihan tepat sasaran

banner 120x600

Batam, Senin 15 Juni 2026 – Badan Pendapatan Daerah Kota Batam menggelar sosialisasi bertema “Sinergi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Melalui Pelayanan Kesamsatan”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperbaiki kualitas administrasi kendaraan secara menyeluruh.

Acara berlangsung di ruang pertemuan Hotel Planet Holiday Batam, dimulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Mereka menilai sinergi antarinstansi dan peran aktif masyarakat menjadi kunci utama agar pengelolaan pajak kendaraan berjalan tertib dan hasilnya dapat dinikmati langsung oleh warga.

Sebagai pembicara utama, Kepala Bapenda Provinsi Kepri Abdullah, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa sektor pajak kendaraan merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengumpulannya sangat bergantung pada sistem data yang kuat dan terpercaya.

“Peningkatan penerimaan Opsen PKB dan BBNKB tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan semata, tapi harus didukung data yang valid dan kerja sama semua pihak agar tidak ada potensi pajak yang terlewatkan,” ujar Abdullah di hadapan seluruh peserta.

Ia menambahkan, ketidaktepatan data selama ini kerap menjadi hambatan teknis. “Kita harus pastikan setiap kendaraan tercatat dengan benar. Jika datanya akurat, penagihan bisa tepat sasaran, masyarakat tidak terbebani kesalahan administrasi, dan pendapatan daerah bisa tumbuh optimal untuk membiayai pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri AKBP Meby Trisono, S.I.P., S.I.K., M.H., menyampaikan upaya untuk mengidentifikasi kendaraan yang belum terdaftar maupun belum melakukan balik nama. Hal ini sejalan dengan materi yang ditampilkan, yang menargetkan tersedianya basis data kendaraan yang lebih akurat.

Turut hadir memberikan tanggapan, Ketua DPP LSM Bahtera Kepri Andi. Ia menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud keterbukaan pemerintah dalam melibatkan publik. “Langkah memperbaiki data dan melibatkan berbagai pihak sangat tepat. Masyarakat butuh kepastian hukum dan pelayanan yang mudah, sehingga kesadaran membayar pajak pun akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkap Andi.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan siap menjadi jembatan informasi. “Kami akan membantu menyebarkan pemahaman ini ke akar rumput. Jika pelayanannya baik dan datanya jelas, warga tidak akan ragu memenuhi kewajibannya demi kemajuan daerah bersama,” tambahnya.

Kegiatan yang dipandu oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jefridin, M.Pd., juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi. Melalui kerja sama yang terjalin, pemerintah menargetkan peningkatan penerimaan daerah yang hasilnya akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik.

( Sajar )