banner 728x250
Batam  

Duka Mendalam Menyelimuti Kesbangpol Kepri, M. Leksana Osmera Kembali ke Rahmatullah

banner 120x600

TANJUNGPINANG – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau. Salah satu putra terbaiknya, M. Leksana Osmera — akrab disapa Alek — bin H. Usman Yusuf, dipanggil ke sisi Allah SWT pada Rabu pagi, 10 Juni 2026, tepatnya pukul 00.59 WIB.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi istri tercinta, anak-anak, kerabat, rekan seperjuangan, dan seluruh insan yang pernah mengenal kebaikan hatinya. Semasa hidup, almarhum dikenal bukan hanya sebagai abdi negara yang bertanggung jawab, tetapi juga sosok yang menjadikan akhlak mulia sebagai cermin dirinya. Ia adalah pribadi yang senantiasa tersenyum, menyapa dengan lembut, merendahkan hati, dan menebar kebaikan tanpa pamrih. Di tengah kesibukan mengemban amanah, ia tak pernah lupa bahwa hidup hanyalah titipan dan kematian adalah kepastian yang menanti setiap hamba.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Drs. Muhamad Iksan, M.Si, menyampaikan perasaan kehilangan yang mendalam, diselimuti ketabahan hati karena meyakini bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Pencipta.

“Sesungguhnya milik Allah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan kepada-Nya-lah semua makhluk kembali. Kami sangat kehilangan sosok rekan yang selalu hadir dengan hati yang tulus, tutur kata yang santun, dan dedikasi yang tak tergoyahkan. Almarhum adalah teladan dalam kesederhanaan dan ketakwaan. Ia selalu mengingatkan kita bahwa pekerjaan dunia adalah ladang amal, yang pahalanya akan terus mengalir jika diniatkan semata karena Allah.

Kami panjatkan doa: Ya Allah, ampunilah segala khilaf dan dosa almarhum, lapangkanlah kuburnya, terangilah tempatnya dengan cahaya-Mu, dan terimalah segala pengabdian dan amal ibadahnya sebagai bekal perjalanan panjangnya. Tempatkanlah ia di surga-Mu yang penuh kedamaian, di antara orang-orang yang Engkau cintai. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, limpahkanlah kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan hati. Jadikanlah musibah ini sebagai pengampun dosa dan pengangkat derajat bagi kita semua,” ujarnya dengan nada haru.

Rasa kehilangan yang sama turut disampaikan oleh Andi, Ketua Umum LSM Bahtera Republik Indonesia DPP Kepulauan Riau. Baginya, almarhum adalah sosok yang membawa ketenangan di setiap pertemuan, yang senantiasa mengutamakan persaudaraan dan menjaga silaturahmi.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Tiada kata yang lebih indah selain berserah diri pada ketetapan Allah. Kami mengenal almarhum sebagai saudara yang hatinya lembut, akhlaknya terpuji, dan senantiasa mengingat kebesaran Tuhan dalam setiap langkahnya. Kepergiannya menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa dunia ini hanyalah persinggahan sementara, dan yang abadi hanyalah amal shalih yang kita bawa.

Semoga Allah SWT menjadikan segala kebaikan, senyumnya, bantuannya, dan pengabdiannya selama ini sebagai amal jariyah yang tak terputus pahalanya, mengalir terus hingga ke dalam kuburnya dan menjadi cahaya yang menerangi jalannya menuju surga. Selamat jalan, saudaraku. Semoga engkau mendapatkan husnul khatimah, diampuni segala kesalahan, dan bertemu dengan orang-orang saleh di sisi-Nya. Kepada keluarga tercinta, terimalah salam hormat kami. Semoga Allah memeluk kalian dengan kasih sayang-Nya dan memberikan ketabahan yang tiada tara,” tutur Andi penuh haru.

Kepergian almarhum mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: bahwa kematian tidak memandang usia, pangkat, atau kedudukan. Ia datang menjemput kapan saja, maka siapkanlah bekal terbaik. Kini, jasadnya telah kembali ke tanah, namun jejak kebaikan dan keteladanannya akan terus hidup dalam doa dan kenangan mereka yang mencintainya.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum M. Leksana Osmera, melapangkan kuburnya, menjadikannya taman dari taman-taman surga, dan mempertemukan kita kembali di surga-Nya kelak. Aamiin, ya Rabbal Alamin.

( Sajar )