banner 728x250
Batam  

Dukung Transportasi Modern: Kapolresta Barelang Dampingi Kapolda Hadiri Peluncuran Bus Baru & QRIS TAP Trans Batam

banner 120x600

Batam – Langkah besar modernisasi transportasi publik Kota Batam resmi digulirkan. Di Dataran Alun-Alun Batam Center, Selasa (26/5/2026), Pemerintah Kota Batam secara resmi meluncurkan 19 unit bus baru Trans Batam sekaligus meresmikan sistem pembayaran digital QRIS TAP. Kegiatan strategis ini dihadiri jajaran tinggi pemerintah dan TNI/Polri, di mana Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., turut mendampingi langsung Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., sepanjang acara berlangsung.

Momen bersejarah ini juga dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., unsur Forkopimda, Asisten 1 Pemko Batam Drs. Yusfa Hendri, Kepala Dinas Perhubungan Dr. Drs. Leo Putra, A.P., M.S, Kepala Bank Indonesia Batam Rony Widijarto, serta para mitra perbankan dan usaha.

Rangkaian acara dimulai khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan, tarian penyambutan Sekapur Sirih, laporan teknis, hingga sambutan kunci yang menegaskan pentingnya kehadiran transportasi massal. Puncaknya dilakukan prosesi tepung tawar adat dan penekanan tombol sirine sebagai tanda resmi beroperasinya armada baru serta sistem pembayaran digital.

Ke-19 unit bus baru ini difokuskan memperkuat tiga koridor utama:
✅ Koridor 5: Rute Jodoh – BTC
✅ Koridor 6: Rute Piayu – BTC
✅ Koridor 7: Rute Nongsa – BTC

Sementara itu, kehadiran fitur QRIS TAP merupakan terobosan pembayaran nirsentuh yang memudahkan penumpang, mempercepat waktu transaksi, dan mendorong budaya ekonomi digital di kalangan masyarakat.

Dalam arahannya, Dirjen Perhubungan Darat mengapresiasi langkah Pemko Batam yang tetap berani berinvestasi besar di sektor transportasi di tengah tantangan ekonomi. Menurutnya, kehadiran bus massal adalah solusi strategis jangka panjang untuk mengurai kemacetan, menekan dampak harga BBM, dan meringankan beban ekonomi warga kurang mampu.

“Investasi transportasi massal butuh waktu panjang hingga 20 tahun agar dampak maksimalnya terasa sepenuhnya. Kami apresiasi langkah Pemko Batam yang konsisten menyiapkan layanan ini demi kebutuhan warga,” ujar Aan Suhanan.

Kehadiran Kapolresta Barelang dan unsur kepolisian dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap pembangunan daerah. Polri berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran di setiap jalur transportasi agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.

Sepanjang kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 10.55 WIB, pengamanan ketat diterapkan jajaran Polresta Barelang bersama instansi terkait. Situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga acara ditutup dengan foto bersama seluruh tamu undangan.

( Tim Red )