Batam. Bahteramedianusantara.com – katan kerja sama antara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan Persatuan Wartawan Indonesia kembali diperkuat melalui audiensi strategis yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini menjadi wadah sinkronisasi langkah, mengingat peran krusial kedua elemen dalam menjaga stabilitas dan kemajuan wilayah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin bersama jajaran pejabat utama, serta pengurus PWI dari tingkat pusat maupun daerah. Suasana pertemuan berlangsung hangat, namun sarat dengan pembahasan penting mengenai peran media sebagai mitra strategis kepolisian.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa Batam dan wilayah Kepulauan Riau secara keseluruhan merupakan kawasan strategis yang sangat sensitif terhadap dinamika informasi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam setiap pemberitaan yang disajikan kepada publik.
“Pemberitaan harus disusun dengan bijak dan tidak menimbulkan dampak negatif, terutama yang dapat mengganggu iklim investasi maupun citra sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin.
Ia juga menyentuh tantangan di era digital saat ini, di mana informasi menyebar begitu cepat. Menurutnya, produk jurnalistik harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme, sehingga informasi yang sampai ke masyarakat tetap akurat, berimbang, dan mampu mencerdaskan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan PWI menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi seluruh anggotanya. PWI berjanji akan terus memperkuat sinergi dengan kepolisian dan instansi lainnya, demi menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bermanfaat.
Sementara itu, Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol Agung Budi Leksono menambahkan bahwa komunikasi yang lancar dan saling percaya antara pihak kepolisian dan media adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di sisi lain, penegasan yang tegas datang dari Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei. Ia tidak hanya berbicara soal hubungan dengan media, tetapi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Jangan diam saja. Jika melihat atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan. Peran serta masyarakat sangatlah penting untuk mencegah potensi masalah sejak dini, sebelum berkembang menjadi lebih besar,” tegasnya.
Ia kembali mengingatkan kemudahan akses layanan yang telah disediakan, yakni Call Center 110 yang beroperasi 24 jam non-stop, maupun aplikasi Polri Super Apps yang memudahkan penyampaian laporan secara cepat dan terintegrasi.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara tiga pilar utama—kepolisian, media, dan masyarakat—merupakan fondasi kokoh untuk mewujudkan wilayah Kepulauan Riau yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Kalau masyarakat berani bersuara dan melaporkan setiap kejanggalan, maka ruang gerak pelaku kejahatan atau gangguan keamanan akan semakin sempit dan terbatas,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.
(Tim Red)















